Fakta Unik Dibalik Indahnya Gerakan Tari Manukrawa Yang Ada Di Bali
Om Swastyastu semeton Pesona Taksu Bali, kali ini kita akan membahas tentang "Tari Manukrawa" Sebelum itu jangan lupa untuk mengunjungi Instagram kami juga ya @pesona_taksubali.
Tarian manuk rawa adalah tarian yang sangat menarik karena Tari Manuk Rawa ini sebelumnya merupakan bagian dari keseluhuran sendratari Mahabaratha yang dapat menjadi tari lepas. Tari Manuk Rawadibawakan oleh sekelompok penari wanita yang terdiri dari 5 hingga 7 orang.Tari Manuk Rawa ini menggambarkan perilaku seekor manuk yang dalam bahasa Indonesia berarti burung di air seperti yang dikisahkan dalam cerita Wana Parwa dari Epos Mahabharata.
Tarian manuk rawa pertama kali diciptakan pada tahun 1981 oleh I Wayan Dibia (koreografer), dan I Wayan Beratha (komposer). Sebelum menjadi sebuah tari lepas, tari Manukrawa merupakan bagian dari sendratari Mahabharata “Bale Gala-Gala” karya tim sendratari Ramayana/ Mahabharata Propinsi Bali yang ditampilkan dalam Pesta Kesenian Bali tahun 1980.
Tari manuk rawa merupakan gabungan tari klasik Bali yang dipadukan dengan gerakan tari Jawa dan Sunda yang mengalami beberapa modifikasi dan kreasi yang telah disesuaikan dengan keindahan lokal. Saat pertunjukan, para penari diberikan kostum layaknya burung yang terbang untuk mencari makanan. Gerakan tari manuk rawa ini lebih menekankan gerakan jongkok dan berdiri.
Dari sejarah Tari Manukrawa, tarian ini menggambarkan sekelompok burung rawa-rawa yang sedang bercanda ria sambil mencari makan. Tari ini biasanya dipertunjukan atau dimainkan oleh anak kecil. Dari segi gerakan Tari Manuk Rawa lebih banyak jongkok –berdiri.
• Gerakan Kepala:
1. Kepala kipak kipek dari pojok atas, tengah dan bawah
2. Leher dan dagu digerakkan seperti lenggokan ular, bisanya gerakan ini disebut gerak ileg –ileg
3. Dagu ke depan dan belakang
4. Kepala menunduk lalu dibawa keatas seperti menengadah
• Gerakan Kaki:
1. Kaki menyilang
2. Kaki posisi jongkok sambil loncat –loncat
3. Kaki seperti kaki ayam lagi mengikih
4. Kaki naik turun sambil jinjit
• Gerakan Tangan:
1. Tangan dipiles lalu didorong kemudian ditekuk
2. Salah satu tangan berada di atas kepala dan tangan lainnya berada di samping pinggang
3. Tangan setengah ditekuk berada di atas kepala dan tangan lainnya diletakkan di depan dada sambil ditekuk
4. Salah satu tangan ditekuk di depan dada dan tangan lainnya diluruskan ke samping
5. Kedua telapak tangan di hadapkan ke belakang diletakkan di samping pinggang, tapi jangan m
enyentuh pinggang sambil dibarengi dengan gerakan kepala ke depan dan belakang
• Gerakan Badan
1. Salah satu bahu dibawa ke atas dan satunya lagi dibawa ke bawah dengan cara patah –patah
2. Ngeseh
• Gerakan Mata:
1. Nyelier
2. Nyeledet
Jadi bagaimana semeton ? Bermanfaat tidak informasi dari blog kami ? Jika bermanfaat jangan lupa untuk meninggalkan komentarnya ya terima kasih.
Via : Pesonataksubali.blogspot.com/seringjalan.com/wayanrio.blogspot.com
Foto By : Rangkuman Google (ilustrasi)


Comments
Post a Comment