Kendalikanlah Pikiranmu Karena Pikiran Sama Seperti Air Diam Tapi Dapat Menghanyutkan

 


Om Swastyastu semeton Pesona Taksu Bali, kali ini kita akan membahas tentang "Motivasi" Sebelum itu jangan lupa untuk mengunjungi Instagram kami juga ya @pesona_taksubali


Inilah tindakan yang harus diprioritaskan, karena pada dasarnya semua hal bermula disini. Ia menjadi dasar dari prilaku kita yang lainnya (perkataan dan perbuatan); dari pikiran yang murni akan terpantul serta terpancarkan sinar yang menyejukan orang-orang disekitar kita, sebaliknya pikiran keruh akan meruwetkan segala urusan kita, walaupun sebenarnya tak perlu seruwet itu. Tentu ruwet tidaknya suatu permasalahan, amat tergantung padacara kita memandang serta cara kita menyikapinya.


Bila pandangan kita sempit dan gelap, semuanya akan menjadi sumpek dan pengap. Sebaliknya bila pandangan kita terang, segala hal akan tampak jelas sejelas-jelasnya. Ibarat mengenakan kacamata, penampakan yang diterima oleh mata amat tergantung pada kebersihan, warna bahan lensanya, serta kecangihan dari bahan lensanya. Jadi, apapun adanya suatu keberadaan, memberikan pancaran objektif bagi kita, namun kita umumnya tidak dapat menangkapnya dengan objektif.


Pandangan kotor akan menampakkan objek kotor dan tidak murni dimata kita. Apabila cara pandang serupa itu kita gunakan memandang berbagai fenomena hidup dan kehidupan, tentu hidup kita menjadi ruwet, menimbulkan duka-nestapa, serta berbagai kondisi-kondisi pikiran negatif. Hal inilah yang terjadi dalam pikiran kita. Pikiran kita menjadi kotor dan suram pandangan kita sendiri. Untuk itu hanya kita sendiri yang dapat membersihkannya. Hal ini dalam Hindu disebutkan :”tak ada makhluk dari alam manapun yang dapat menyucikan batin kita, apabila kita sendiri tidak bergerak dan berupaya kearah itu, terlebih benda-benda materi, tentu tak mungkin menyucikan siapa-siapa”.


Di tengah situasi perkembangan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara kekinian yang semakin mengarah pada persaingan, pertentangan, permusuhan hingga berujung pada pertengkaran, tampaknya peran, fungsi dan manfaat berpikir dengan pikiran yang jernih dan bersih bahkan suci menjadi sesuatu yang harus dikedepankan. Jika tidak, pikiran itu akan berubah bagaikan anak panah bermata dua, bisa membawa kebaikan, keberkahan dan kebahagiaan, bisa juga mendatangkan keburukan, malapetaka, masalah ataupun musibah.


Atas dasar itu, sudah sepatutnya pikiran itu senantiasa dirawat dan diruwat dengan rajin, rutin dan disiplin. Gunanya, agar alur pikir kita tidak mudah nyaplir bin sanglir, sehingga dalam memahami dan menghadapi kehidupan ini tidak salah tafsir, sebab semua yang terjadi dalam kehidupan ini adalah atas kehendak Sang Takdir - Tuhan itu sendiri. Oleh karena itu puncak dari usaha merawat dan meruwat pikiran adalah menuju dan mencapai Tuhan, seperti disuratkan kitab Bhagawadgita, V.17, dan VI.20:


"Mereka yang memikirkan-Nya, menyerahkan seluruh jiwa kepada-Nya, menjadikan-Nya sebagai tujuan utama, memuja hanya pada-Nya, mereka akan pergi tidak kembali, dan dosa mereka akan dihapus oleh pengetahuan itu"; "Dimana pikiran telah tenteram terkendalikan oleh konsentrasi yoga, jiwa menyaksikan jiwa maka jiwa merasa dalam bahagia, bahagia".


Jadi bagaimana semeton ? Bermanfaat tidak informasi dari blog kami ? Jika bermanfaat jangan lupa untuk meninggalkan komentarnya ya terima kasih.

Via : pesonataksubali.blogspot.com/phdi.or.id/hindu-batam.com

Foto By : @_dw.artwork_ (ilustrasi)

#pesona_taksubali

Comments

Popular posts from this blog

Makna Asu Bang Bungkem Dalam Sejarah Upacara Caru Hindu Di Bali

Kewajiban Orang Tua Pada Anaknya Menurut Kepercayaan Agama Hindu Di Bali

Makna Mimpi Atau Primbon (Baik Dan Buruk) Menurut Agama Hindu

Bagaimanakah Ciri - Ciri Sebenarnya Dari Zaman Kali Yuga Menurut Kitab Suci Hindu ?

Pantangan Dan Persembahan Yang Wajib Diketahui Dibalik Keramatnya Kajeng Kliwon

Proses Watangan Mapendem/Mengubur Mayat Yang Bangkit Kembali Dalam Calonarang

Urutan Persembahyangan Yang Benar Dalam Agama Hindu Beserta Doa/Mantranya

Apakah Lahir "Melik" Sebuah Anugrah Yang Beresiko Kematian ? Simak Selengkapnya

Beginilah Cara Mengintip Leak Yang Sedang Rapat/Meeting Di Malam Hari

Benarkah Menginjak Canang/Sesajen Di Bali Bisa Celaka atau Mendapat Kesialan ?