Apakah Pengetahuan Yang Benar Adalah Pendidikan Yang Paling Tinggi ? Jangan Sampai Keliru

 


Om Swastyastu semeton Pesona Taksu Bali, kali ini kita akan membahas tentang "Pengetahuan" Sebelum itu jangan lupa untuk mengunjungi Instagram kami juga ya @pesona_taksubali.


Pada era globalisasi ini dinamika masyarakat semakin tinggi. Masing-masing sibuk dengan pekerjaan demi kelangsungan hidup dirinya dan generasi penerusnya. Jika kita telusuri lebih dalam tentang apa yang mereka kejar /cari siang, malam, pagi petang, antara lain kita temukan jawabannya adalah mencari uang atau materi demi untuk membiayai anak-anaknya menuntut ilmu.


Basa-basi yang sering muncul di antara dua orang sahabat lama misalnya, apakah anak mereka sudah selesai kuliahnya, atau sudah kerja di mana dan sebagainya, tidak atau jarang menanyakan berapa punya mobil atau berapa punya simpanan deposito.

Dari uraian di atas dapat disimak betapa pentingnya Ilmu Pengetahuan tersebut, sehingga betapapun mahalnya biaya pendidikan itu akan selalu diusahakan oleh orangtua yang merasa bertagungjawab terhadap pendidikan putra-putrinya atau generasi penerusnya. Orang yang bijaksana akan memilih memberikan ilmu atau menyekolahkan generasi penerusnya ketimbang memberikan warisan berupa harta benda yang banyak.


Pendidikan hanyalah sebagian, sedangkan Pengetahuan memberikan kita pandangan yang menyeluruh tentang sesuatu. Pendidikan mempersiapkan kehidupan seseorang dari hanya satu aspek kehidupan sehari-hari, akan tetapi semua itu tidak/belum menyebabkan terjadinya perubahan padanya atau mempersiapkannya untuk menemukan kebenaran dari kehidupan itu sendiri. Pengetahuan pada sisi lain, mempersiapkan seseorang untuk melihat kehidupan dengan jujur/sesuai dengan praktiknya dan membawanya kepada perubahan kepribadian yang baru.


Tujuan utama Pengetahuan adalah juga meniadakan konsep yang keliru dan pada saat yang sama mendorong penarikan diri dari kekeliruan konsep hidup.


Dalam bahasa Sanskerta 'Pengetahuan' disebut 'Jnana'. Bhagavad Gita mengklasifikasikan pengetahuan atas tiga sudut pandang yang berbeda, yang dalam bahasa teknis disebut: Tamasika Jnana, Rajasika Jnana, dan Sattvika Jnana. Sattvika Jnana; adalah pengetahuan tertinggi dan Tamasika Jnana yang paling rendah.


Selanjutnya, apakah pengetahuan yang benar adalah Pendidikan yang paling tinggi?


Sattvika Jnana :

Pada pandangan fisik/indera kita, kita melihat adanya perbedaan, keragaman, dan dualisme dari sifat dunia ini. Apabila melalui pandangan indera, perasaan dan pikiran, kita melihat bahwa tidak ada dua hal yang sama, segala sesuatu adalah berbeda satu dengan yang lain. Untuk melihat perbedaan dan untuk membuat pembagian diantara obyek-obyek, adalah fungsi dari perlengkapan fisik dan non fisik yang kita miliki. Akan tetapi dalam melihat keragaman ini kita bisa melihat realita yang Tunggal hadir dalam perbedaan tersebut, inilah yang disebut PENGETAHUAN YANG TERTINGGI.


Rajasika Jnana :

Pengetahuan yang lebih rendah dinamakan Rajasika Jnana. Orang yang memiliki pengetahuan ini, melihat dan memahami segala hal secara terpisah, sebagai sesuatu yang berlainan dan berbeda.


Tamasika Jnana :

Pengetahuan yang paling rendah disebut Tamasika Jnana. Seseorang mengambil secara tegas satu bagian dari dunia ini dan sangat terikat pada obyek tersebut, memandang atau percaya bahwa: "jalan saya sendiri yang paling benar, jalanmu tidak benar, agama saya adalah benar, agamamu adalah salah." Inilah pandangan atau sikap yang paling rendah dalam kehidupan ini. Orang-orang dengan pengetahuan Tamasika, hadir menjadi insan yang tidak toleran dan sangat fanatik.


Jadi bagaimana semeton ? Bermanfaat tidak informasi dari blog kami ? Jika bermanfaat jangan lupa untuk meninggalkan komentarnya ya terima kasih.

Via : Pesonataksubali.blogspot.com/phdi.or.id/pura-kebonagung.blogspot.com

Foto By : @_dw.artwork_ (ilustrasi)

#pesona_taksubali

Comments

Popular posts from this blog

Makna Asu Bang Bungkem Dalam Sejarah Upacara Caru Hindu Di Bali

Kewajiban Orang Tua Pada Anaknya Menurut Kepercayaan Agama Hindu Di Bali

Makna Mimpi Atau Primbon (Baik Dan Buruk) Menurut Agama Hindu

Bagaimanakah Ciri - Ciri Sebenarnya Dari Zaman Kali Yuga Menurut Kitab Suci Hindu ?

Pantangan Dan Persembahan Yang Wajib Diketahui Dibalik Keramatnya Kajeng Kliwon

Proses Watangan Mapendem/Mengubur Mayat Yang Bangkit Kembali Dalam Calonarang

Urutan Persembahyangan Yang Benar Dalam Agama Hindu Beserta Doa/Mantranya

Apakah Lahir "Melik" Sebuah Anugrah Yang Beresiko Kematian ? Simak Selengkapnya

Beginilah Cara Mengintip Leak Yang Sedang Rapat/Meeting Di Malam Hari

Benarkah Menginjak Canang/Sesajen Di Bali Bisa Celaka atau Mendapat Kesialan ?