Sudahkah Semeton Merealisasikan Ajaran Dharma (Dharma Sadhana) Dalam Kehidupan ?

 


Om Swastyastu semeton Pesona Taksu Bali, kali ini kita akan membahas tentang "Dharma Sadhana" Sebelum itu jangan lupa untuk mengunjungi Instagram kami juga ya @pesona_taksubali


Dharma Sadhana artinya realisasi ajaran dharma dalam diri seseorang. Ini dapat dilaksanakan melalui Catur Yoga Marga yaitu empat jalan atau cara umat Hindu untuk menghormati dan menuju ke jalan Tuhan Yang Maha Esa atau Ida Sang Hyang Widhi Wasa.


Sadhana dalam bahasa Sanskerta yaitu upaya spiritual. Untuk itu seseorang yang telah mapan dalam kegiatan merealisasikan kebaikan atau dharma dalam diri disebut sadhaka (orang yang melakukan upaya spiritual).


Seseorang disebut sebagai Sadhaka jika sudah melaksanakan catur sadhana atau empat sadhana sebagai tugas dharma terpenting dari seluruh pelaksanaan dharma. Adapun keempatnya yakni:



• Jnana Kanda yaitu Pikiran yang bebas dari dualitas, 

• Bhakti Kanda yaitu Welas asih dan kebaikan tidak terbatas kepada semua mahluk, 

• Yoga Kanda yaitu Pikiran yang bebas dari Sad Ripu [enam kegelapan bathin] 

• Karma Kanda yaitu Melaksanakan svadharma [tugas-tugas kehidupan kita]. 


Kalau sudah berhasil, barulah disebut sadhaka yang telah mampu merealisasikan atau mewujudkan kesucian dharma pada dirinya.Dharma Sadhana berupa latihan-latihan rohani secara sistematis dan praktis bertujuan untuk membina dan mengembangkan dan memupuk keluhuran budhi pekerti sesuai kesucian pribadi sehingga kehidupan beragama, bermasyarakat dan bernegara semakin mantap.


Adapun pengertian sad dharma dalam agama hindu yaitu enam dharma atau kewajiban umat Hindu yang terdiri dari :


1. Dharma Wacana, memahami lebih mendalam tentang nilai-nilai dharma dalam kehidupan ini..

2. Dharma Tula, tanya jawab agama.

3. Dharma Gita, nyanyian agama.

4. Dharma Sadhana, merealisasikan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

5. Dharma Santi, pertemuan untuk saling memaafkan kesalahan masing-masing serta berjanji untuk tidak membuat kesalahan lagi dikemudian hari.

6. Dharma Yatra yang juga disebut sebagai Tirtha Yatra (bepergian/perjalanan agama).


Materi Dharma Sadhana pada dasarnya berorientasi pada disiplin hidup seperti Astangga Yoga yaitu delapan tapahan Yoga.


Jadi bagaimana semeton ? Bermanfaat tidak informasi dari blog kami ? Jika bermanfaat jangan lupa untuk meninggalkan komentarnya ya terima kasih.

Via : pesonataksubali.blogspot.com/hindualukta.blogspot.com/sejarahharirayahindu.blogspot.com

Foto By : Danu Dewa Brata

#pesona_taksubali

Comments

Popular posts from this blog

Makna Asu Bang Bungkem Dalam Sejarah Upacara Caru Hindu Di Bali

Kewajiban Orang Tua Pada Anaknya Menurut Kepercayaan Agama Hindu Di Bali

Makna Mimpi Atau Primbon (Baik Dan Buruk) Menurut Agama Hindu

Bagaimanakah Ciri - Ciri Sebenarnya Dari Zaman Kali Yuga Menurut Kitab Suci Hindu ?

Pantangan Dan Persembahan Yang Wajib Diketahui Dibalik Keramatnya Kajeng Kliwon

Proses Watangan Mapendem/Mengubur Mayat Yang Bangkit Kembali Dalam Calonarang

Urutan Persembahyangan Yang Benar Dalam Agama Hindu Beserta Doa/Mantranya

Apakah Lahir "Melik" Sebuah Anugrah Yang Beresiko Kematian ? Simak Selengkapnya

Beginilah Cara Mengintip Leak Yang Sedang Rapat/Meeting Di Malam Hari

Benarkah Menginjak Canang/Sesajen Di Bali Bisa Celaka atau Mendapat Kesialan ?